Promosi Kesehatan dalam Penanggulangan COVID-19: Upaya Bersama untuk Meluruskan Informasi di Masyarakat

 

Setiap pihak memiliki peran yang sama dalam meluruskan informasi yang tidak benar terkait wabah COVID-19. Hal ini menjadi poin utama seminar bertajuk “Peran Promosi Kesehatan dalam Pengendalian COVID-19” yang dilaksanakan oleh Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan dan Kedokteran Sosial bekerjasama dengan Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada hari Rabu, 1 April 2020. Coronavirus-19 (COVID-19) telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Per tanggal 29 Maret 2020, terdapat 693.224 kasus COVID-19 dengan 33.106 kematian (CFR 4,8%) di 198 negara terjangkit, termasuk Indonesia. Di Indonesia, masyarakat dibombardir oleh berbagai informasi mengenai COVID-19 yang belum tentu benar yang berakibat pada kepanikan masyarakat. Promosi kesehatan memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang tepat terkait COVID-19 dan mengarahkan masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan.

Seminar yang dilaksanakan secara online melalui 2 platform yaitu Zoom dan Youtube Streaming ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Prof. Dra. Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D., guru besar promosi kesehatan UGM dan penggiat health promoting university dan dr. Hayu Qaimamunazzala, MPH, Koordinator Relawan Call Center Umum Satgas COVID-19 UGM. Paparan dari kedua pembicara tersebut dibahas oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes. Seminar ini diikuti oleh lebih dari 400 orang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Paparan tentang “Peran Promosi Kesehatan dan Health Promoting University (HPU) dalam Pengendalian COVID-19” yang disampaikan oleh Prof. Dra. Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D. berdasar pada realita bahwa COVID-19 bukan hanya akan berdampak pada bidang kesehatan. Guna turut berperan dalam pengendalian COVID-19, UGM melalui HPU berusaha menghimpun pakar dari berbagai bidang ilmu di bawah UGM, sehingga dapat menjawab masalah-masalah yang ada di tengah masyarakat. UGM telah mencanangkan menjadi HPU. Program ini menjadi salah satu upaya UGM untuk mewujudkan kampus sehat bagi seluruh sivitas akademika. Inisiasi HPU diharapkan dapat mendorong berkembangnya gaya hidup sehat dimulai dari lingkungan kampus dan akhirnya berdampak lebih luas bagi masyarakat. HPU UGM juga telah melakukan koordinasi di tingkat fakultas untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari media edukasi, kebutuhan informasi, hingga masalah kesehatan mental terkait COVID-19. Produk hasil kerja tim HPU UGM kemudian diunggah dalam berbagai platform media untuk diseminasi yang lebih luas. Koordinasi antar bidang di lingkup UGM yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam merespon wabah COVID-19 diharapkan bisa menjadi pembelajaran untuk instansi lain.  Seminar ini bertujuan memberi gambaran mengenai peran promosi kesehatan dan HPU dalam pengendalian COVID-19 dan mengenai peran relawan dan pengorganisasiannya dalam pengendalian COVID-19.

  1. Hayu Qaimamunazzala, MPH dalam sesinya yang berjudul “Peran Relawan dan Pengorganisasiannya Dalam Menghadapi Covid-19” memaparkan pengalamannya dalam pengorganisasian relawan untuk call center. Banyaknya informasi dan isu tentang COVID-19 telah menimbulkan kebingungan di masyarakat. Tak jarang, masyarakat mencoba mencari kebenaran informasi atau menanyakan berbagai pertanyaan mereka ke UGM. Kebutuhan masyarakat ini direspon UGM dengan pembentukan Call Center COVID-19 yang terbuka untuk umum. Kebutuhan sumber daya manusia untuk call center COVID-19 ini dipenuhi salah satunya dengan melibatkan relawan. dr. Zala membagikan pengalamannya dalam menjalankan berbagai  fungsi manajemen seperti pemetaan kualifikasi relawan, pemetaan kebutuhan, pembagian tugas  dan juga pengembangan alur kerja. Selain itu, dr. Zala juga berbagi pengalamannya dalam persiapan, pelatihan, uji coba, dan perbaikan Call Center COVID-19 UGM. Diseminasi pengalaman ini diharapkan bermanfaat untuk institusi yang ingin menginisiasi program relawan.

Sebagai penutup, dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes., menekankan pentingnya untuk terus melakukan tindakan pencegahan yang tepat dalam mengantisipasi COVID-19 ini. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk mencari informasi dari sumber yang terpercaya. Kementerian Kesehatan RI telah mengembangkan seri informasi mengenai COVID-19 yang dapat dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan dan masyarakat. Dengan demikian, setiap pihak dapat berpartisipasi dalam penyebaran informasi yang tepat mengenai COVID-19 sehingga dapat membantu pengendalian penyebaran COVID-19 di Indonesia. Materi dan rangkuman seminar “Peran Promosi Kesehatan dalam Pengendalian COVID-19” dapat diakses secara gratis melalui link http://ugm.id/mperankita, sementara jalannya seminar dapat diikuti dalam link http://ugm.id/vidperankita dan media/update informasi mengenai COVID-19 dapat diakses melalui http://hpu.ugm.ac.id (Bagas Suryo Bintoro/Kontributor).

Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat FK-KMK UGM menyelenggarakan Seminar Peran Promosi Kesehatan dalam Pengendalian Covid-19 yang rencananya akan diselenggarakan pada hari Rabu, 01 April 2020 jam 10.00-12.00 WIB
Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan diatas secara online dengan link sebagai berikut :
Join Zoom : ugm.id/perankita
ID : 822089143

Informasi Lebih Lanjut Bisa Web : um.ugm.ac.id 

 

Penggunaan Data BPJS Kesehatan/DaSK untuk Perencanaan Intervensi Promosi Kesehatan

Promosi kesehatan bersifat kontekstual dan data sangatlah penting dalam perencanaan intervensi promosi kesehatan. Pada tahap manajemen perencanaan promosi kesehatan, data diperlukan untuk menunjang pengambilan keputusan pada setiap langkah perencanaan untuk mengalokasikan sumber daya secara optimal. Pada tahap analisis situasi data diperlukan untuk melihat trend, isu dan kondisi yang kemudian digunakan dalam analisis kebutuhan dan prioritas.

Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat FK-KMK UGM mengadakan seminar rutin setiap hari Rabu untuk membahas isu-isu kesehatan terkini. Pada Rabu 26 Februari 2020 Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan dan Kedokteran Sosial menyelenggarakan seminar rutin tersebut dengan tema “Penggunaan Data BPJSK/DaSK (Dashboard Sistem Kesehatan) untuk Perencanaan Promosi Kesehatan”. Pembicara dalam seminar tersebut adalah Dr.Dra.Retna Siwi Padmawati, dosen Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan dan Kedokteran Sosial. Sebagai Pembahas adalah Dr.Supriyati, S.Sos., M.Kes, dosen dari departemen yang sama.

DaSK (Dashboard Sistem Kesehatan) memuat data yang terkait dengan indikator-indikator pembangunan kesehatan, beban penyakit, dan berbagai data lain dalam sistem kesehatan Indonesia. Selain itu DaSK juga berisi barbagai penelitian kebijakan, analisis kebijakan, dan rekomendasi kebijakan berbasis data untuk berbagai masalah dan tntangan prioritas dalam sistem kesehatan. Data yang terdapat dalam DaSK bersumber dari 1% data BPJS Kesehatan tahun 2015 dan 2016. Data yang tersedia antara lain data mengenai utilisasi peserta JKN, portabilitas peserta JKN, dan peta penyakit layanan rujukan. DaSK dapat diakses di https://kebijakankesehatanindonesia.net/datakesehatan/.

Penggunaan data dalam DaSK untuk upaya preventif dan promotif antara lain untuk Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Dalam UKP sebagai contoh adalah data PCARE yang digunakan untuk melihat seberapa besar pasien diabetes dan hipertensi yang terkontrol per periode. Data ini dapat digunakan sebagai dasar suatu intervensi prevensi dan promosi agar pasien dapat terdiagnosis lebih awal dan semua pasien yang telah terdiagnosis, rajin untuk melakukan pemerikasaan kesehatan sehingga penyakit dapat terkontrol dan tidak bertambah parah. Dalam UKM, data penyakit dan utilisasi peserta dapat digunakan untuk melihat tren dan besaran penyakit per periode, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan utuk peningkatan upaya promosi dan prevensi seperti paradigm sehat, literasi kesehatan, screening/penapisan dan sebagainya.

Data merupakan bukti yang kuat dalam perencanaan suatu intervensi dan pengambilan kebijakan. Namun, komitmen Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah juga sangat penting dalam perumusan kebijakan tersebut. Dinas Kesehatan dan Pemerintah daerah harus memastikan bahwa Standar Pelayanan Minimum (SPM) dapat terpenuhi. Selain itu, harus disadari bahwa beban Puskesmas dan Dinas Kesehatan bukan hanya kuratif, tetapi juga upaya preventif dan promotif. Dalam pengembangan promosi kesehatan dibutuhkan banyak data, namun karena keterbatasan sumber daya, tidak semua data dapat disediakan sendiri. Data DaSK dapat digunakan untuk menunjang penngembangan promosi kesehatan.

Kontributor: Luthfi

Materi : 1. Penggunaan Data BPJS untuk Perencanaan Intervensi Promosi Kesehatan

2. Promosi Kesehatan dengan Berbasis data 

LOWONGAN PEKERJAAN
Departemen Health Behavior, Environment and Social Medicine (HBES), merupakan
salah satu departemen di Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran,
Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, yang berfokus pada ilmu
perilaku kesehatan, kesehatan lingkungan dan kedokteran sosial.
Departemen HBES membutuhkan staff untuk posisi sebagai berikut:
ASISTEN PENGEMBANGAN
Tipe : Kontrak Full-time (3 bulan)

Job Desc:
Membantu departemen terkait kegiatan marketing, kerjasama dan pengembangan
kuliah jarak jauh (e-learning).

Kualifikasi:
1. Minimal pendidikan D3 hospitality/humas/komunikasi/manajemen
2. Familiar dengan teknologi komputer dan internet, mampu mengoperasikan
Microsoft Office
3. Berkeperibadian luwes
4. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris
5. Dapat berkomunikasi dan bekerja dengan tim

Kriteria umum:
1. Pria/Wanita
2. Usia maksimal 30 tahun
3. Domisili di Yogyakarta
4. Tidak sedang terikat pada instansi lain
5. Sehat jasmani dan rohani

Siapkan dokumen yang menjadi persyaratan wajib:
1. Surat lamaran kerja ditujukan kepada Kepala Departemen: dr. Fatwa Sari
Tetra Dewi, MPH., PhD
2. CV
3. Pas foto berwarna 4×6 terbaru
4. Scan ijazah
5. Scan transkrip nilai
6. KTP
7. Hasil tes kemampuan Bahasa Inggris terbaru (bila ada)
8. Surat keterangan kerja dari pekerjaan sebelumnya (bila ada)

Siapkan masing-masing dokumen dalam format pdf/jpg ukuran maksimal 10 MB dan
dengan ketentuan nama file:
1. AP_namalengkap sesuai KTP_Surat Lamaran
2. AP_namalengkap sesuai KTP_CV
3. AP_namalengkap sesuai KTP_Foto
4. AP_namalengkap sesuai KTP_Ijazah
5. AP_namalengkap sesuai KTP_Transkrip
6. AP_namalengkap sesuai KTP_KTP
7. AP_namalengkap sesuai KTP_Bahasa Inggris
8. AP_namalengkap sesuai KTP_Surat Keterangan Kerja
Unggah dokumen sesuai petunjuk yang ada pada form di link ugm.id/aphbes2020
atau mengirim email ke departemenperkesling.fk.ugm.ac.id dengan subject
“Lamaran Asisten Pengembangan”
Pengumuman akan disampaikan melalui nomor atau email masing-masing.
Informasi lebih lanjut:
CP Esthy : 082242194836 (8.00 – 15.00)
Email: departemenperkesling.fk@ugm.ac.id
Website: departemenperkesling.fk.ugm.ac.id
TUTUP PENDAFTARAN: 6 Maret 2020

Timeline Kegiatan Rekrutmen
No Kegiatan Jadwal
1 Tutup Pendaftaran 6 Maret 2020
2 Seleksi Administrasi 7-9 Maret 2020
3 Pengumuman Hasil Seleksi 10 Maret 2020
4 Tes Wawancara 12-13 Maret 2020
5 Pengumuman Hasil Seleksi 17 Maret 2020

Untuk Informasi Lebih lanjut bisa bukan website : https://um.ugm.ac.id/v.2015/id_home.php?d=depan

Dalam era 4.0, masyarakat seharusnya memiliki kecakapan dalam memanfaatkan dunia digital untuk menghindari penyebaran berbagai informasi yang tidak benar (hoax) di masyarakat. Kecakapan tersebut terdiri dari kecakapan dalam mengakses, menyeleksi, memahami, mendistribusikan, memproduksi, memverifikasi, mengevaluasi, berpartisipasi dan berkolaborasi dalam dunia digital. Dalam dunia kesehatan, kecakapan tersebut atau yang biasa disebut sebagai literasi digital sangat penting untuk menyaring dan mengantisipasi berbagai informasi kesehatan di masyarakat.

Pembahasan mengenai literasi digital kesehatan menjadi poin utama yang disampaikan dalam seminar “Digital Health Promotion: Merespon Tantangan Era 4.0 di Bidang Kesehatan”  yang diprakarsai oleh Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat bekerjasama dengan Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan dan Kedokteran Sosial, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan keperawatan (FK-KMK) UGM pada Rabu, 2 Oktober 2019. Seminar ini menghadirkan Wisnu Martha Adiputra SIP., MA, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) UGM, dr. Fatwa Sari Tetra Dewi, MPH., Ph.D., pemerhati dan penggiat promosi kesehatan digital FK-KMK UGM dan Wisaksono Adhi, manager INAHEALTH FK-KMK UGM. Seminar yang dimoderatori oleh Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes. ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta baik dari dalam maupun luar UGM, secara langsung maupun melalui webinar.

Selain literasi digital, kolaborasi juga menjadi hal penting yang perlu dilakukan oleh promotor kesehatan. Di era digital dan disruptif ini, tenaga kesehatan dituntut untuk mempunyai keterampilan sosial dan emosional yang meliputi kepemimpinan, kewirausahaan dan kemampuan negosiasi; serta kemampuan menganilisis, menginterpretasi informasi yang kompleks dan keterampilan berpikir kritis. Dalam kasus pengembangan INAHEALTH, sebuah saluran informasi kesehatan FK-KMK UGM, misalnya, kolaborasi antara tenaga kesehatan serta praktisi pertelevisian menjadi kunci penting dalam berhasilnya promosi kesehatan digital. Sebagai salah satu gerakan promosi kesehatan digital, hingga saat ini saluran INAHEALTH dalam platform Youtube telah dilanggan lebih dari 5000 pelanggan.

Oleh karena itu, kolaborasi dan penanaman literasi digital perlu dikuatkan untuk menghadapi tantangan era 4.0 dan society 5.0. Melalui kolaborasi dan penanaman literasi digital, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dunia digital dengan bijak dan optimal. Materi dan hasil diskusi seminar dapat diakses melalui link  http://ugm.id/digitalhp . (Kontributor: Fitrina/Luthfi)

Kendalikan Stress, Tingkatkan Aktivitas Fisik, dan Pola Makan Sehat: Kampanye Healthy Campus Mahasiswa S2 Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan

HPU FK-KMK UGM- Kegiatan promosi dan pendidikan kesehatan adalah salah satu langkah nyata dalam merealisasikan HPU (Health Promoting University), seperti kegiatan kampanye kampus sehat yang telah dilakukan oleh mahasiswa S2 Minat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Departemen HBES (Health Behavior, Environment and Social Medicine). Kegiatan sosialisasi kampus sehat dilakukan di tiga fakultas di UGM, yaitu Fakultas Farmasi, Teknologi Pertanian, dan Fisipol,  melalui kegiatan promosi kesehatan mental, healthy food, dan kantin sehat.

Berdasarkan hasil analisis komunitas yang telah dilakukan tim promkes UGM melalui survei didapatkan sebanyak sebanyak 21,4% dari 56 responden mengaku kadang-kadang pernah terlintas untuk bunuh diri serta terdapat 5,4% yang menjawab selalu terlintas untuk bunuh diri. Disamping itu, kebutuhan akan makan sehat dirasa sangat perlu, karena 64% dari 74 mahasiswa Teknologi Pertanian tidak terbiasa sarapan pagi, serta kesukaan akan gorengan dan junk food, tidak suka sayuran dan buah.

Berbagai jenis kegiatan yang sudah dimulai sejak bulan Februari hingga September mulai dari pembuatan poster, video, lomba infografis, seminar stand up and be resilience, senam, pelatihan pembuatan video, pembentukan posbindu PTM, pelatihan kantin sehat, serta pembentukan peer support yang dipresentasikan mahasiswa pada hari Senin, 30 September 2019 di Gazebo IKM UGM. Dengan adanya kegiatan kampanye HPU ini diharapkan dapat meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam penerapan ilmu yang telah di dapat sebelumnya di kelas (Vivian).

Era revolusi industri 4.0 serta society 5.0 perlu direspon secara inovatif oleh promotor kesehatan. Pendekatan mitigasi faktor risiko dan genomic dipadukan dengan smart approach perlu mulai dibangun untuk menghadapi disrupsi promosi kesehatan dan mendorong adopsi healthy lifestyle dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes., dalam seri seminar kerjasama antar profesi bertemakan “Implementasi Health Promoting University di Indonesia: Peluang dan Tantangannya” yang dilaksanakan oleh Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK), UGM pada Rabu, 18 September 2019.

Disrupsi promosi kesehatan ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan health promoting university, yaitu sebuah program yang mendorong penerapan pola hidup sehat oleh mahasiswa, dosen dan staf di lingkungan kampus sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas sivitas akademika. Prof. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D. sebagai penggiat program health promoting university serta salah satu perancang kerangka pengembangan kampus sehat ASEAN University Network (AUN)– Health Promotion Network (HPN) juga menekankan bahwa melalui program health promoting university yang inovatif, sivitas akademika dapat menjadi agent of change di lingkungannya, sehingga dapat ikut mempromosikan pola hidup sehat pada masyarakat yang lebih luas. Gerakan health promoting university di UGM sendiri telah dikembangkan sejak tahun 1999, di mana pada tanggal 19 Juli 2019 UGM telah mendeklarasikan diri sebagai health promoting university.

Sesi seminar yang dimoderatori oleh Dr. Supriyati, S.Sos. M.Kes, dosen Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan dan Kedokteran Sosial FK-KMK UGM, dan diikuti oleh hampir 200 peserta baik dari dalam maupun luar UGM ini juga menjadi momentum diluncurkannya buku panduan kerangka pengembangan kampus sehat (healthy university framework) dari AUN-HPN yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Melalui buku panduan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika dapat semakin mudah melakukan program health promoting university. Selain buku panduan, terdapat berbagai media lain yang dapat dimanfaatkan oleh promotor kesehatan untuk mengembangkan program health promoting university dan dapat diakses secara gratis. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat diadopsi oleh perguruan tinggi lainnya serta medorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Media HPU dan materi dapat diakses melalui link: http://ugm.id/mediahpu dan  http://ugm.id/seminarhpuseptember